Jumat, 11 Maret 2016

DOMINO ONLINE INDONESIA - Indonesia Hanya Kirim Dua Wakil ke Perempatfinal

DOMINO ONLINE INDONESIA - Indonesia Hanya Kirim Dua Wakil ke Perempatfinal - Indonesia hanya mampu mengirimkan dua wakil ke babak perempat final All England pada tahun 2016. Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI, Rexy Mainaky, mengomentari hasil kurang menggembirakan.

DOMINO ONLINE INDONESIA

Dari sepuluh perwakilan yang berlaga di babak kedua, Kamis (2016/03/10), hanya dua yang lolos ke perempat final, ganda campuran Tontowi Ahmad / Liliyana Natsir dan Praveen Jordan / Debby Susanto.

DOMINO ONLINE INDONESIA



Kejutan terbesar adalah penghapusan ganda putra peringkat dua ini, Hendra Setiawan / Mohammad Ahsan, yang ditargetkan untuk menjadi juara. Hendra / Ahsan tak terduga kalah pasangan Malaysia, Koo Kien Keat / Tan Boon Heong.

"Memberlakukan dua wakil ke perempat final, saya berharap mereka bisa sampai ke final dan menjadi juara. Hasil ini harus diterima dan wakil yang tersisa harus dimaksimalkan untuk tetap fokus untuk mencapai target yang diharapkan," kata Rexy untuk www.badmintonindonesia. org.

"Kami harus menerima kegagalan ini dan mengambil tanggung jawab untuk ini. Mudah-mudahan akan ada pemicu untuk masa depan yang lebih baik," tambahnya.

Selain Hendra / Ahsan, wakil dari Indonesia yang juga kalah pada putaran kedua adalah Linda Wenifanetri, Angga Pratama / Ricky Karanda Suwardi, Anggia Shitta Awanda / Ni Ketut Mahadewi, Della Destiara Haris / Rosyita Eka Putri Sari, dan Edi Subaktiar / Gloria Emanuelle Widjaja. Edi khusus / Gloria, mereka tersingkir setelah kalah Tontowi / Liliyana.

Dua non-atlet Pelatnas, Tommy Sugiarto dan Maria Febe Kusumastuti, juga harus angkat koper setelah kalah di babak kedua.

"Kita bisa melihat di turnamen ini ada banyak marah. Kami tidak melihat kekalahan Lee Chong Wei, Chen Long, Hendra / Ahsan, dan beberapa hasil yang tidak diharapkan orang lain. Kekalahan ini tidak harus dilihat sebagai halangan untuk Olimpiade, tetapi kita harus positif di masa depan, "kata Rexy.

"Namun, melihat hasil ini kita juga harus mawas diri. Sebagai contoh Greysia / Nitya. Mereka harus hangat di Jerman dan ditargetkan di All England, tapi rupanya tidak bersentuhan. Itu berarti ada rencana untuk dipersiapkan lagi untuk mereka, "lanjutnya.

Greysia Polii / Nitya Krishinda Maheswari, yang selesai unggulan kedua, kalah di putaran pertama All England pada tahun 2016. Mereka berhenti ganda Jepang, Naoko Fukuman / Kurumi Yonao.

"Ini bisa menjadi pelajaran bagi para pemain yang akan turun di Olimpiade nanti karena tekanan akan semakin besar. Dan lawan juga adalah bahwa nantinya akan menjadi seperti ini. Jadi kita harus melihat hasil dari pertandingan ini catatan dan pemain saham untuk menambah porsi dalam sesi pelatihan, "kata Rexy



POSTED BY : QQZYNGA

Tidak ada komentar:

Posting Komentar